Esaunggul.ac.id, Kabar membanggakan kembali datang dari Tim Bola Basket Universitas Esa Unggul (The Swans). Kali ini, The Swans Putri berhasil menyabet gelar juara dua di ajang Liga mahasiswa (LIMA) Basketball National Season 7 yang digelar di Gelanggang Remaja Jakarta Timur, 5-12 Agustus 2019.
Manager Tim The Swans Putri, Sien Martina mengatakan pencapian yang didapatkan oleh Tim The Swans tidak terlepas dari kerja keras, semangat dan konsistensi dalam berlatih dan bertanding di setiap Turnamen yang dilakoni oleh Tim The Swans. Meskipun harus finish Runner-up, menurutnya hasil tersebut menjadi sebuah evalusai dan pembelajaran bagi The Swans agar mampu berprestasi kembali dalam sejumlah ajang.
“Momentum ini kami jadikan sebagai pembelajaran dan evaluasi agar mampu berprestasi kembali di sejumlah ajang yang akan diikuti baik nasional maupun internasional. Tentunya semangat dan konsistensi berlatih akan kami tingkatkan,” ucapnya.
Di Final The Swans harus mengakui keunggulan dari lawanya, UPH dengan Skor 52-43. Meski harus menelan kekalahan, UEU sudah berusaha yang terbaik, bahkan poin dari pemain cadangan mereka lebih besar dari lawan, yaitu 20 poin, sedangkan UPH 13 poin. Sementara itu, Tim Putra The Swans harus puas di peringkat 4 setelahbertanding ketat dengan Perbanas dengan skor 56-54.
Esaunggul.ac.id, Prestasi kembali diukir oleh Tim Basket Universitas Esa Unggul (The Swans), kali ini The Swans berhasil menyabet Juara di ajang LIMA Basketball: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta Conference 24-31 Juli 2019 . Tidak tanggung-tanggung The Swans memboyong dua gelar juara yakni Tim Putri The Swans yang berhasil menyabet gelar Juara 1 dan Tim Putra menyabet gelar juara 2.
Manager The Swans Putri, Sien Marthina mengatakan Perjalanan The Swans untuk menjadi juara tidak mudah, di semifinal The Swans Putri berhasil menumbangkan Perbanas dengan score UEU 61 – 30 Perbanas. Sementara itu, The Swans Putra melaju ke Final setelah mengalahkan UNJ dengan score UEU 72 – 45 UNJ.
Sien pun menerangkan Di Partai Final The Swans Putri berhadapan dengan Tuan Rumah Universitas Pelita Harapan. Meskipun bermain di kandang lawan, The Swans Putri mampu bermain tenang dan tidak mudah gentar. The Swans Putri pun berhasil membawa Title Juara 1 setelah mengalahkan lawan mereka dengan skor 53-63. Bagi The Swans Putri, kemenangan di Sports Center UPH ini sekaligus juga revans atas kekalahan di tempat dan tim yang sama pada tahun lalu.
“Ini semacam pembuktian kami (dari tim Putri The Swans) setelah tahun kemarin kita kalah, tahun ini, kami membalas kekalahan kami. Akhirnya kerja keras dan latihan yang telah dilakukan membuahkan hasil yang manis,” ujar Sien di Universitas Esa Unggul beberapa waktu yang lalu.
Tim Putri The Swans
Sementara itu, lanjut Sien, meskipun The Swans Putra harus puas dengan menempati peringkat kedua, setelah dipartai Final takluk 74-52 melawan tim UPH. Namun, tim Putra The Swans mampu memperlihatkan permain yang solid dan berkelas, sehingga patut untuk diapresiasi.
Konsisten Latihan Menjadi Kunci Juara
Keberhasilan The Swans dalam meraih juara di setiap kompetisi yang diikuti tidak terlepas dari konsitensi latihan, kerja keras dan kerja sama tim yang telah dibangun antar pemain The Swans. Pada kompetisi LIMA Basketball 2019, Sien mengatakan persiapan efektif telah dilakukan dalam dua minggu terakhir. Itupun terkendala oleh jadwal kuliah masing-masing pemain yang kadang bentrok dengan jadwal latihan.
“Persiapan efektif di 2 minggu terakhir sebelum LIMA mulai, karna bentrok dengan kuliah dan ada juga pemain yang gak bisa ikut tahun ini karna kepanggil untuk TIMNAS Indonesia, TC Pra-pon. dengan kondisi yg ada pelatih cuma melakukan pengulangan semua sistem yang di instruksikan, supaya pemain pun tidak terlalu susah untuk menjalani sistemnya,” ujarnya.
Dirinya pun mengatakan selesai Turnamen LIMA, Tim The Swans langsung mempersiapkan latihan untuk menghadapi Liga Mahasiswa Nasional, yang akan diselenggarakan pada tanggal 5 Agustus mendatang di Gor Otista Jakarta Timur. “Tentunya di LIMA nanti kami akan lebih bekerja keras, karena lawan-lawannya adalah yang terkuat dari daerahnya masing-masing, jadi kami harus lebih lagi untuk persiapan latihannya,” terangnya.
Sien pun berharap dari prestasi yang didapatkan oleh The Swans ini mampu memberikan motivasi kepada seluruh anak muda, terutama mahasiswa Esa Unggul untuk mau mencoba dan konsisten terhadap Passion atau hobi yang ingin dituju.
“Tunjukin kemampuan kalian (di bidang yg kalian senangi tanpa paksaan), jangan pernah malu untuk mencoba karna gak ada salahnya. terus kejar harapan kalian untuk ke depannya sesuai dengan hati kalian,” terang Sien.
Berikut Punggawa The Swans dalam ajang LIMA Basketball: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta Conference : Tim Putri The Swans:
Jane Charissa Adelaide – Psikologi
Shira Amadea Chalik – Psikologi
Putu Tiana Widiastari – Akuntansi
Fitria Rahmadhani Madjid – Manajemen
Kadek Sanis Jisanceghi – Psikologi
Tiara Aulia Denaya – Broadcasting
Briliany Mokoginta Dewinda – Teknik Industri
Intan Rahmawati Kusumastuti – Akuntansi
Valerie Fradela – Marketing Komunikasi
Made Dita Pramesti Sandradewi – Manajemen
A. Adlina Nabila Madjid – Manajemen
Mita Istinawati – Manajemen
Aulia Mauliddinia – Manajemen
Rogate Debora – Marketing Komunikasi
Kadek Pratita Citta Dewi – Magister Manajemen
Tim Putra:
Arion Tio – Manajemen
Hans Eka Wijaya – Manajemen
Erlan Perkasa – Manajemen
Gual Bertus Ahen – Manajemen
Fendyanto – Manajemen
Althof Dwira Satria – Broadcasting
Pondra Purnawan – Hubungan Masyarakat
Alfredo Tanujaya Julianto – Hukum
Peter Yosafat – Hukum
Qiflan Ovalino Arrazza – Hukum
Gerard Jaftoran – Hukum
Andreas Beto – Hukum
Raymond Chandra – Hubungan Masyarakat
Bryan Handiaz Sugialim – Broadcasting
Reinhard Dominicus Tiwa Handojo – Marketing Komunikasi
Aldion Christian Aditia – Hubungan Masyarakat
Putri head coach: Parna Abrizalt Hasiholan ass. coach: Andi Oktafiyanto manager: Sien Marthina medis: Agatha Dilla Maralisa ofisial: Gita Nurul Fadilah
Putra head coach: Eddy Gunawan ass. coach: Tondi Raja Syailendra ass. coach: Prasetyo manager: Fahmi Aditya medis: Agung
Esaunggul.ac.id, Universitas Esa Unggul kembali mengirimkan mahasiswanya untuk melakukan program Magang Mahasiswa Bersertifikat di BUMN. Kali ini sebanyak tiga mahasiswa UEU Fakultas Ekonomi UEU berkesempatan mengikuti PMMB di salah satu Bank BUMN Naasional yakni PT. Bank Mandiri ( Persero) Tbk.
Sebelum Program PMMB ini berjalan, terlebih dahulu digelar acara Penandatanganan Kerjasama (PKS) antara Universitas Esa Unggul dan PT. Bank Mandiri ( Persero) Tbk. yang dilakukan pada Senin (22/07) lalu. Hadir dalam prosesi penandatangan tersebut, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Esa Unggul, Ari Pambudi, S.Kom, M.Kom dan Senior Vice President, Bank Mandiri ( Persero) Tbk., Putu Dewi Prasthiani.
Kepala Biro Pengembangan Kerjasama Universitas Esa Unggul, Hartati Ningsih, SE menjelaskan nantinya para mahasiswa yang terpilih mengikuti program PMMB ini akan melakukan magang selama lima bulan terhitung mulai September 2019 hingga Februari 2020.
“Mereka yang terpilih ini akan melakukan magang selama lima bulan, seleksi penerimaan mahasiswa magang ini berdasarkan sejumlah kualifikasi mulai dari nilai hingga kualifikasi keahlian yang mereka miliki,” ujar Hartati.
Diharapkan dengan program pemagangan di Bank Mandiri dan sejumlah BUMN ini, Hartati melanjutkan dapat memberikan pengalaman kepada para mahasiswa mengenai gambaran pekerjaan mereka nantinya setelah lulus.
“Dan yang diharapkan selain meningkatkan skill mereka, program magang ini mampu memberikan pengalaman baru bagi para mahasiswa sebagai bekal mereka di dunia kerja saat mereka lulus,” tutupnya.
Esaunggul.ac.id, Prestasi kembali diraih oleh mahasiswa Esa Unggul, kali ini prestasi datang dari Tim Pencak Silat UEU yang berhasil merebut dua medali di ajang PSHT Cup 2019, yang diselenggarakan di GOR Popki Cibubur, Jakarta Timur, 5-7 Juli 2019. Dua medali dalam ajang PSHT ini didapatkan oleh Alwan Erial (Fakultas Fisioterapi) 2018 yang mendapatkan Juara satu sedangkan M. Raafi Al Ghifari (Fakultas Hukum ) mendapatkan Juara TIGA.
Wakil Ketua Pra UKM Pencak Silat UEU yang juga punggawa Tim Pencak Silat, M. Raafi Al Ghifari mengatakan dalam menghadapi Turnamen PSHT Cup ini, sejumlah latihan dipersiapkan untuk para Punggawa Tim Pencak Silat UEU. Terhitung latihan yang dilaksanakan selama tiga bulan dan dilakukan secara intensif.
"Terhitung selama hampir tiga bulan kami mempersiapkan untuk PSHT CUP, latihan ini kami lakukan di sekitar kampus seperti di Lapangan UEU atau depan Ballroom Aula Kemala. Meskipun harus membagi waktu antara kuliah dan latihan, namun Tim Taekwondo mampu memaksimalkan latihan yang dilakukan," ujar Raafi, beberapa waktu yang lalu.
Dirinya berharap prestasi ini menjadi momentum bagi tim Silat UEU untuk dapat bekermbang dan meningkatkan kemampuan serta skill agar dapat merebut sejumlah prestasi baik skala nasional maupun internasional.
"Mudah-mudahan kedepannya dapat menjadi juara umum dalam ajang PSHT dan ajang- ajang besar lainya, agar mampu menarik sejumlah mahasiswa karena untuk menjadi juara umum butuh atlet yang lebih banyak lagi, karena sekarang atlet di ueu masih kurang," tutupnya.
Esaunggul.ac.id, Kabar gembira kembali datang dari mahasiswa Esa Unggul, kali ini tim UKM UEU berhasil merebut juara di ajang PRASMUL OLYMPICS 2019 yang dilaksanakan pada tanggal 6-27 April 2019 di Universitas Prasetiya Mulya BSD, Tanggerang.
Ketua UKM Taekwondo UEU, Diky mengatakan prestasi yang didapatkan oleh tim Taekwondo tidaklah mudah dalam meraih prestasi tersebut. Apalagi para punggawa Tim Taekwondo UEU merupakan mahasiswa aktif yang harus mengatur jadwal dan waktu agar tidak bertabrakan antara kuliah dan latihan.
“Kunci kesuksesan kami yang pertama ialah konsisten dalam mengejar apa yang ingin kami tuju, tidak mudah menyerah dan harus pintar-pintar dalam membagi waktu antara kuliah dan latihan. Meskipun berat, namun di sinilah tantangannya di mana mental kami diuji,” ujar Diky di Universitas Esa Unggul, beberapa waktu yang lalu.
Diky dan skuad Taekwondo berharap prestasi ini mampu menjadi momentum bagi tim UEU, untuk kembali berprestasi di skala nasional maupun internasional. “Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi kami dan mahasiswa UEU untuk kembali berprestasi di sejumlah ajang Taekwondo,” tutupnya.
Berikut nama-nama peraih juara Tim Taekwondo UEU:
M Adam Dipa ( U-74kg) juara 1 (Fasilkom)
Diky Arianto N ( O- 87kg) juara 2 (Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
Nur Rahmalia Putri ( U-68kg) juara 2 (Fakultas Hukum)
Esaunggul.ac.id, Prestasi kembali diraih oleh mahasiswa Esa Unggul, kali ini prestasi membanggakan diraih oleh empat mahasiswa UEU dalam Lomba Bisnis Plan yang diselenggarakan oleh Bangkesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) Provinsi DKI Jakarta. Empat mahasiswa Esa Unggul ini beranggotakan Ni Luh Ratna Puspa Dewi, Zatmiko Setiawan, Herlinda Rizky Ayuningtyas dan Rachmat Effendi.
Ni Luh Ratna Puspa Dewi salah satu mahasiswa Esa Unggul yang turut serta dalam lomba Bisnis Plan mengatakan dirinya bersama keempat temannya membawa judul proposal bertajuk Eco Enzyme Pada UMKM berseri (Bersih, sehat lestari). Dipilihnya tema Eco Enzyme UMKM Berseri dikarenakan latar belakang di indonesia ini masih banyak sampah menumpuk terutama sampah organik dan kondisi sanitasi di pemukiman khususnya pemukiman kumuh masih kurang memperhatikan kebersihan.
“Jadi kita membuat cairan pembersih alami multifungsi, yang terbuat dari kulit buah yang difermentasi sehingga menghasilkan zat antiseptik anti bakteri yg bisa membersihkan kuman-kuman. Jadi cairan itu bisa berfungsi untuk ngepel, nyuci piring, nyuci baju, nyuci kendaraan, bersihin perabot, dll. intinya kita memberikan produk yang efektif dan efisisen kepada masyarakat,” ujar Ni Luh, di Universitas Esa Unggul, Senin (17/06/2019).
Dirinya pun menjelaskan Cairan pembersih itu diberikan nama merek Eco Enzyme dan diberikan harga perkemasan yang bervariatif mulai dari 600 ml dihargai Rp 5000 dan 1,5 liter seharga Rp 10.000, harga ini sangat terjangkau agar semua kalangan bisa membeli. Dalam pembuatan Cairan Eco Enzyme ini juga, Ni Luh melanjutkan pemanfaatan limbah bekas ampas kulit buah dari sisa pembuatan Eco Enzyme itu diolah menjadi pupuk kompos dengan campuran sekam bakar sama kotoran hewan dengan merek Ecogreen yang banyak mengandung zat hara dan baik untuk pertumbuhan tanaman, dan dapat dijual dengan Harga Rp 3500 perkilo.
Sementara itu, Ni Luh juga menambahkan pada Minggu (16/06) kemarin, dirinya bersama tim difasilitasi oleh pihak Kesbangpol DKI Jakarta mendirikan stan bazar di wilayah Monas. Hal ini dilakukan guna memperkenalkan usaha Bisnis Plan dan produk Eco Enzym ke masyarakat khususnya pengunjung monas. ” Nah, sekalian penyerahan hadiah oleh sekda DKI Jakarta syaifullah,” ucapnya.
Ni Luh dan anggota Tim pun berharapa setelah memenangkan lomba dapat merealisasikan produk Usahanya agar semakin massif dan berkembang, tentunya dengan membawa pesan agar menggunakan produk-produk berkulitas dan ramah akan lingkungan. “Kami berharap produk ini dapat direalisasikan, karna kita juga masih penelitian dan uji lab untuk menghasilkan produk yg berkualitas. Kalau usaha ini berjalan kita sebagai mahasiswa bisa menumbuhkan semangat wirausaha dan semoga usaha ini bisa berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” tutupnya.
Esaunggul.ac.id, Kabar membanggakan kembali datang dari tiga
mahasiswa Esa Unggul di ajang Master Journey in Management. Master
Journey in Management adalah kompetisi akademik pengerjaan studi kasus
tingkat Nasional tertua di Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan oleh
Management Research Center (MRC), Departemen manajemen, fakultas ekonomi
dan bisnis Universitas Indonesia yang mengundang mahasiswa/i tingkat
sarjana strata 2 (S2) seluruh Indonesia.
Seluruh peserta mengerjakan studi kasus yang berkaitan dengan tema
“Digitalization in Pertamina Lubricants: How to Boost The Customer
Loyalty”.
Peserta :
Ryan Perdana Putra (Nim. 20170103133)
Dimas Imam Perdana Putra (Nim. 20170103147)
Rizaldy Baskara (Nim. 201710103150)
Dosen Pembimbing : Dr. Tantri Yanuar R.Syah, S.E,M.S.M