Esaunggul.ac.id, Kabar membanggakan kembali datang dari Tim Bola Basket Universitas Esa Unggul (The Swans). Kali ini, The Swans Putri berhasil menyabet gelar juara dua di ajang Liga mahasiswa (LIMA) Basketball National Season 7 yang digelar di Gelanggang Remaja Jakarta Timur, 5-12 Agustus 2019.
Manager Tim The Swans Putri, Sien Martina mengatakan pencapian yang didapatkan oleh Tim The Swans tidak terlepas dari kerja keras, semangat dan konsistensi dalam berlatih dan bertanding di setiap Turnamen yang dilakoni oleh Tim The Swans. Meskipun harus finish Runner-up, menurutnya hasil tersebut menjadi sebuah evalusai dan pembelajaran bagi The Swans agar mampu berprestasi kembali dalam sejumlah ajang.
“Momentum ini kami jadikan sebagai pembelajaran dan evaluasi agar mampu berprestasi kembali di sejumlah ajang yang akan diikuti baik nasional maupun internasional. Tentunya semangat dan konsistensi berlatih akan kami tingkatkan,” ucapnya.
Di Final The Swans harus mengakui keunggulan dari lawanya, UPH dengan Skor 52-43. Meski harus menelan kekalahan, UEU sudah berusaha yang terbaik, bahkan poin dari pemain cadangan mereka lebih besar dari lawan, yaitu 20 poin, sedangkan UPH 13 poin. Sementara itu, Tim Putra The Swans harus puas di peringkat 4 setelahbertanding ketat dengan Perbanas dengan skor 56-54.
Esaunggul.ac.id, Prestasi kembali diukir oleh Tim Basket Universitas Esa Unggul (The Swans), kali ini The Swans berhasil menyabet Juara di ajang LIMA Basketball: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta Conference 24-31 Juli 2019 . Tidak tanggung-tanggung The Swans memboyong dua gelar juara yakni Tim Putri The Swans yang berhasil menyabet gelar Juara 1 dan Tim Putra menyabet gelar juara 2.
Manager The Swans Putri, Sien Marthina mengatakan Perjalanan The Swans untuk menjadi juara tidak mudah, di semifinal The Swans Putri berhasil menumbangkan Perbanas dengan score UEU 61 – 30 Perbanas. Sementara itu, The Swans Putra melaju ke Final setelah mengalahkan UNJ dengan score UEU 72 – 45 UNJ.
Sien pun menerangkan Di Partai Final The Swans Putri berhadapan dengan Tuan Rumah Universitas Pelita Harapan. Meskipun bermain di kandang lawan, The Swans Putri mampu bermain tenang dan tidak mudah gentar. The Swans Putri pun berhasil membawa Title Juara 1 setelah mengalahkan lawan mereka dengan skor 53-63. Bagi The Swans Putri, kemenangan di Sports Center UPH ini sekaligus juga revans atas kekalahan di tempat dan tim yang sama pada tahun lalu.
“Ini semacam pembuktian kami (dari tim Putri The Swans) setelah tahun kemarin kita kalah, tahun ini, kami membalas kekalahan kami. Akhirnya kerja keras dan latihan yang telah dilakukan membuahkan hasil yang manis,” ujar Sien di Universitas Esa Unggul beberapa waktu yang lalu.
Tim Putri The Swans
Sementara itu, lanjut Sien, meskipun The Swans Putra harus puas dengan menempati peringkat kedua, setelah dipartai Final takluk 74-52 melawan tim UPH. Namun, tim Putra The Swans mampu memperlihatkan permain yang solid dan berkelas, sehingga patut untuk diapresiasi.
Konsisten Latihan Menjadi Kunci Juara
Keberhasilan The Swans dalam meraih juara di setiap kompetisi yang diikuti tidak terlepas dari konsitensi latihan, kerja keras dan kerja sama tim yang telah dibangun antar pemain The Swans. Pada kompetisi LIMA Basketball 2019, Sien mengatakan persiapan efektif telah dilakukan dalam dua minggu terakhir. Itupun terkendala oleh jadwal kuliah masing-masing pemain yang kadang bentrok dengan jadwal latihan.
“Persiapan efektif di 2 minggu terakhir sebelum LIMA mulai, karna bentrok dengan kuliah dan ada juga pemain yang gak bisa ikut tahun ini karna kepanggil untuk TIMNAS Indonesia, TC Pra-pon. dengan kondisi yg ada pelatih cuma melakukan pengulangan semua sistem yang di instruksikan, supaya pemain pun tidak terlalu susah untuk menjalani sistemnya,” ujarnya.
Dirinya pun mengatakan selesai Turnamen LIMA, Tim The Swans langsung mempersiapkan latihan untuk menghadapi Liga Mahasiswa Nasional, yang akan diselenggarakan pada tanggal 5 Agustus mendatang di Gor Otista Jakarta Timur. “Tentunya di LIMA nanti kami akan lebih bekerja keras, karena lawan-lawannya adalah yang terkuat dari daerahnya masing-masing, jadi kami harus lebih lagi untuk persiapan latihannya,” terangnya.
Sien pun berharap dari prestasi yang didapatkan oleh The Swans ini mampu memberikan motivasi kepada seluruh anak muda, terutama mahasiswa Esa Unggul untuk mau mencoba dan konsisten terhadap Passion atau hobi yang ingin dituju.
“Tunjukin kemampuan kalian (di bidang yg kalian senangi tanpa paksaan), jangan pernah malu untuk mencoba karna gak ada salahnya. terus kejar harapan kalian untuk ke depannya sesuai dengan hati kalian,” terang Sien.
Berikut Punggawa The Swans dalam ajang LIMA Basketball: Air Mineral Prim-A Greater Jakarta Conference : Tim Putri The Swans:
Jane Charissa Adelaide – Psikologi
Shira Amadea Chalik – Psikologi
Putu Tiana Widiastari – Akuntansi
Fitria Rahmadhani Madjid – Manajemen
Kadek Sanis Jisanceghi – Psikologi
Tiara Aulia Denaya – Broadcasting
Briliany Mokoginta Dewinda – Teknik Industri
Intan Rahmawati Kusumastuti – Akuntansi
Valerie Fradela – Marketing Komunikasi
Made Dita Pramesti Sandradewi – Manajemen
A. Adlina Nabila Madjid – Manajemen
Mita Istinawati – Manajemen
Aulia Mauliddinia – Manajemen
Rogate Debora – Marketing Komunikasi
Kadek Pratita Citta Dewi – Magister Manajemen
Tim Putra:
Arion Tio – Manajemen
Hans Eka Wijaya – Manajemen
Erlan Perkasa – Manajemen
Gual Bertus Ahen – Manajemen
Fendyanto – Manajemen
Althof Dwira Satria – Broadcasting
Pondra Purnawan – Hubungan Masyarakat
Alfredo Tanujaya Julianto – Hukum
Peter Yosafat – Hukum
Qiflan Ovalino Arrazza – Hukum
Gerard Jaftoran – Hukum
Andreas Beto – Hukum
Raymond Chandra – Hubungan Masyarakat
Bryan Handiaz Sugialim – Broadcasting
Reinhard Dominicus Tiwa Handojo – Marketing Komunikasi
Aldion Christian Aditia – Hubungan Masyarakat
Putri head coach: Parna Abrizalt Hasiholan ass. coach: Andi Oktafiyanto manager: Sien Marthina medis: Agatha Dilla Maralisa ofisial: Gita Nurul Fadilah
Putra head coach: Eddy Gunawan ass. coach: Tondi Raja Syailendra ass. coach: Prasetyo manager: Fahmi Aditya medis: Agung
Esaunggul.ac.id, Universitas Esa Unggul kembali mengirimkan mahasiswanya untuk melakukan program Magang Mahasiswa Bersertifikat di BUMN. Kali ini sebanyak tiga mahasiswa UEU Fakultas Ekonomi UEU berkesempatan mengikuti PMMB di salah satu Bank BUMN Naasional yakni PT. Bank Mandiri ( Persero) Tbk.
Sebelum Program PMMB ini berjalan, terlebih dahulu digelar acara Penandatanganan Kerjasama (PKS) antara Universitas Esa Unggul dan PT. Bank Mandiri ( Persero) Tbk. yang dilakukan pada Senin (22/07) lalu. Hadir dalam prosesi penandatangan tersebut, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Esa Unggul, Ari Pambudi, S.Kom, M.Kom dan Senior Vice President, Bank Mandiri ( Persero) Tbk., Putu Dewi Prasthiani.
Kepala Biro Pengembangan Kerjasama Universitas Esa Unggul, Hartati Ningsih, SE menjelaskan nantinya para mahasiswa yang terpilih mengikuti program PMMB ini akan melakukan magang selama lima bulan terhitung mulai September 2019 hingga Februari 2020.
“Mereka yang terpilih ini akan melakukan magang selama lima bulan, seleksi penerimaan mahasiswa magang ini berdasarkan sejumlah kualifikasi mulai dari nilai hingga kualifikasi keahlian yang mereka miliki,” ujar Hartati.
Diharapkan dengan program pemagangan di Bank Mandiri dan sejumlah BUMN ini, Hartati melanjutkan dapat memberikan pengalaman kepada para mahasiswa mengenai gambaran pekerjaan mereka nantinya setelah lulus.
“Dan yang diharapkan selain meningkatkan skill mereka, program magang ini mampu memberikan pengalaman baru bagi para mahasiswa sebagai bekal mereka di dunia kerja saat mereka lulus,” tutupnya.
Esaunggul.ac.id, Prestasi kembali diraih oleh mahasiswa Esa Unggul, kali ini prestasi datang dari Tim Pencak Silat UEU yang berhasil merebut dua medali di ajang PSHT Cup 2019, yang diselenggarakan di GOR Popki Cibubur, Jakarta Timur, 5-7 Juli 2019. Dua medali dalam ajang PSHT ini didapatkan oleh Alwan Erial (Fakultas Fisioterapi) 2018 yang mendapatkan Juara satu sedangkan M. Raafi Al Ghifari (Fakultas Hukum ) mendapatkan Juara TIGA.
Wakil Ketua Pra UKM Pencak Silat UEU yang juga punggawa Tim Pencak Silat, M. Raafi Al Ghifari mengatakan dalam menghadapi Turnamen PSHT Cup ini, sejumlah latihan dipersiapkan untuk para Punggawa Tim Pencak Silat UEU. Terhitung latihan yang dilaksanakan selama tiga bulan dan dilakukan secara intensif.
"Terhitung selama hampir tiga bulan kami mempersiapkan untuk PSHT CUP, latihan ini kami lakukan di sekitar kampus seperti di Lapangan UEU atau depan Ballroom Aula Kemala. Meskipun harus membagi waktu antara kuliah dan latihan, namun Tim Taekwondo mampu memaksimalkan latihan yang dilakukan," ujar Raafi, beberapa waktu yang lalu.
Dirinya berharap prestasi ini menjadi momentum bagi tim Silat UEU untuk dapat bekermbang dan meningkatkan kemampuan serta skill agar dapat merebut sejumlah prestasi baik skala nasional maupun internasional.
"Mudah-mudahan kedepannya dapat menjadi juara umum dalam ajang PSHT dan ajang- ajang besar lainya, agar mampu menarik sejumlah mahasiswa karena untuk menjadi juara umum butuh atlet yang lebih banyak lagi, karena sekarang atlet di ueu masih kurang," tutupnya.
Esaunggul.ac.id, Kabar gembira kembali datang dari mahasiswa Esa Unggul, kali ini tim UKM UEU berhasil merebut juara di ajang PRASMUL OLYMPICS 2019 yang dilaksanakan pada tanggal 6-27 April 2019 di Universitas Prasetiya Mulya BSD, Tanggerang.
Ketua UKM Taekwondo UEU, Diky mengatakan prestasi yang didapatkan oleh tim Taekwondo tidaklah mudah dalam meraih prestasi tersebut. Apalagi para punggawa Tim Taekwondo UEU merupakan mahasiswa aktif yang harus mengatur jadwal dan waktu agar tidak bertabrakan antara kuliah dan latihan.
“Kunci kesuksesan kami yang pertama ialah konsisten dalam mengejar apa yang ingin kami tuju, tidak mudah menyerah dan harus pintar-pintar dalam membagi waktu antara kuliah dan latihan. Meskipun berat, namun di sinilah tantangannya di mana mental kami diuji,” ujar Diky di Universitas Esa Unggul, beberapa waktu yang lalu.
Diky dan skuad Taekwondo berharap prestasi ini mampu menjadi momentum bagi tim UEU, untuk kembali berprestasi di skala nasional maupun internasional. “Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi kami dan mahasiswa UEU untuk kembali berprestasi di sejumlah ajang Taekwondo,” tutupnya.
Berikut nama-nama peraih juara Tim Taekwondo UEU:
M Adam Dipa ( U-74kg) juara 1 (Fasilkom)
Diky Arianto N ( O- 87kg) juara 2 (Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
Nur Rahmalia Putri ( U-68kg) juara 2 (Fakultas Hukum)
Esaunggul.ac.id, Prestasi kembali diraih oleh mahasiswa Esa Unggul, kali ini prestasi membanggakan diraih oleh empat mahasiswa UEU dalam Lomba Bisnis Plan yang diselenggarakan oleh Bangkesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) Provinsi DKI Jakarta. Empat mahasiswa Esa Unggul ini beranggotakan Ni Luh Ratna Puspa Dewi, Zatmiko Setiawan, Herlinda Rizky Ayuningtyas dan Rachmat Effendi.
Ni Luh Ratna Puspa Dewi salah satu mahasiswa Esa Unggul yang turut serta dalam lomba Bisnis Plan mengatakan dirinya bersama keempat temannya membawa judul proposal bertajuk Eco Enzyme Pada UMKM berseri (Bersih, sehat lestari). Dipilihnya tema Eco Enzyme UMKM Berseri dikarenakan latar belakang di indonesia ini masih banyak sampah menumpuk terutama sampah organik dan kondisi sanitasi di pemukiman khususnya pemukiman kumuh masih kurang memperhatikan kebersihan.
“Jadi kita membuat cairan pembersih alami multifungsi, yang terbuat dari kulit buah yang difermentasi sehingga menghasilkan zat antiseptik anti bakteri yg bisa membersihkan kuman-kuman. Jadi cairan itu bisa berfungsi untuk ngepel, nyuci piring, nyuci baju, nyuci kendaraan, bersihin perabot, dll. intinya kita memberikan produk yang efektif dan efisisen kepada masyarakat,” ujar Ni Luh, di Universitas Esa Unggul, Senin (17/06/2019).
Dirinya pun menjelaskan Cairan pembersih itu diberikan nama merek Eco Enzyme dan diberikan harga perkemasan yang bervariatif mulai dari 600 ml dihargai Rp 5000 dan 1,5 liter seharga Rp 10.000, harga ini sangat terjangkau agar semua kalangan bisa membeli. Dalam pembuatan Cairan Eco Enzyme ini juga, Ni Luh melanjutkan pemanfaatan limbah bekas ampas kulit buah dari sisa pembuatan Eco Enzyme itu diolah menjadi pupuk kompos dengan campuran sekam bakar sama kotoran hewan dengan merek Ecogreen yang banyak mengandung zat hara dan baik untuk pertumbuhan tanaman, dan dapat dijual dengan Harga Rp 3500 perkilo.
Sementara itu, Ni Luh juga menambahkan pada Minggu (16/06) kemarin, dirinya bersama tim difasilitasi oleh pihak Kesbangpol DKI Jakarta mendirikan stan bazar di wilayah Monas. Hal ini dilakukan guna memperkenalkan usaha Bisnis Plan dan produk Eco Enzym ke masyarakat khususnya pengunjung monas. ” Nah, sekalian penyerahan hadiah oleh sekda DKI Jakarta syaifullah,” ucapnya.
Ni Luh dan anggota Tim pun berharapa setelah memenangkan lomba dapat merealisasikan produk Usahanya agar semakin massif dan berkembang, tentunya dengan membawa pesan agar menggunakan produk-produk berkulitas dan ramah akan lingkungan. “Kami berharap produk ini dapat direalisasikan, karna kita juga masih penelitian dan uji lab untuk menghasilkan produk yg berkualitas. Kalau usaha ini berjalan kita sebagai mahasiswa bisa menumbuhkan semangat wirausaha dan semoga usaha ini bisa berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” tutupnya.
Esaunggul.ac.id, Kabar membanggakan kembali datang dari tiga
mahasiswa Esa Unggul di ajang Master Journey in Management. Master
Journey in Management adalah kompetisi akademik pengerjaan studi kasus
tingkat Nasional tertua di Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan oleh
Management Research Center (MRC), Departemen manajemen, fakultas ekonomi
dan bisnis Universitas Indonesia yang mengundang mahasiswa/i tingkat
sarjana strata 2 (S2) seluruh Indonesia.
Seluruh peserta mengerjakan studi kasus yang berkaitan dengan tema
“Digitalization in Pertamina Lubricants: How to Boost The Customer
Loyalty”.
Peserta :
Ryan Perdana Putra (Nim. 20170103133)
Dimas Imam Perdana Putra (Nim. 20170103147)
Rizaldy Baskara (Nim. 201710103150)
Dosen Pembimbing : Dr. Tantri Yanuar R.Syah, S.E,M.S.M
Esaunggul.ac.id, Kabar membanggakan kembali datang dari tiga
mahasiswa Universitas Esa Unggul. Kali ini, Tiga mahasiswa Keperawatan
UEU berhasil mendapatkan juara di Pekan Keperawatan Nasional yang
diselenggarakan pada tanggal 2 – 5 Mei 2019, di Universitas Sari Mulia
Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Dalam ajang tersebut, tiga mahasiswa Esa Unggul membuat karya Tulis
Ilmiah yang mengangkat tema “Pendekatan Spiritual Care Dalam Peningkatan
Kualitas Hidup Anak dengan ALL.” Salah satu mahasiswi Keperawatan
yakni Royani mengatakan persiapan dirinya dan teman-teman keperawatan
UEU untuk membuat Karya Ilmiah dan mengikuti ajang tersebut dilakukan
selama hampir sebulan lamanya.
“Persiapannya kami lakukan dalam kurun waktu 1 bulan, semua berjalan
dengan lancar tanpa adanya kesulitan yang berarti apalagi kami
didampingi oleh Dosen pembimbing yang berkompten di bidangnya, hanya ada
kendala dipembagian waktu antara mengerjakan tugas kuliah dan KTI,
sempat keteteran” ujar Rohyani, di Universitas Esa Unggul beberapa waktu
yang lalu.
Rohyani pun menjelaskan Karya Ilmiah yang dibuat olehnya dan
teman-temanya ini membahas prevalensi anak dengan ALL (Acute
Lymphoblastic Leukemia) yang cukup tinggi, dan tugas perawat yang
seharusnya melakukan asuhan secara holistik kenyataannya berdasarkan
penelitian aspek spiritual pasien kurang diperhatikan.
“Dari penelitian yang ditemukan dalam Karya Ilmiah ini adalah belum
ada jurnal atau penelitian yang melakukan intervensi spiritual care pada
anak ALL secara langsung. Sehingga tidak bisa diketahui gambaran
efekvitas pendekatan ini, namun berdasarkan hasil analisa yang dilakukan
pendekatan spiritual care dapat diterapkan atau dilakukan pada anak
dengan ALL tetapi melalui keluarga,” ujarnya.
Dirinya berharap dari sejumlah karya Ilmiah yang dibuat olehnya dan
dua temannya dapat bermanfaat bagi kajian-kajian di bidang ilmu
kesehatan selanjutnya. ” Mudah-mudahan karya ilmiah ini dapat bermanfaat
bagi masyarakat luas, dan kedepannya kami dapat membuat sejumlah karya
imiah kembali, penghargaan di Pekan Keperawatan Nasional ini menjadi
salah satu motivasi kami untuk mendapatkan kembali penghargaan lainnya,”
tutupnya.
Pada Pekan keperawatan Nasional ini sejumlah Perguruan Tinggi Negeri
maupun Swasta mengikuti ajang tersebut. Pada tahun ini Pekan Keperawatan
Nasional mengambil tema Improved knowledge and skills to be a
professional nurse by the cultural based approach in palliative care”.
Cabang perlombaan terdiri dari karya tulis ilmiah, poster dan video
edukasi.
Kerennya Anak Agung Saat Mengikuti Kejuaraan Tenis
Esaunggul.ac.id, Prestasi membanggakan kembali diraih oleh salah
satu mahasiswa Esa Unggul, kali ini mahasiswa Fakultas Hukum UEU yakni
Anak Agung Ngurah Adyasmaka Wibawa (Nim:20160401252) berhasil meraih
prestasi dari cabang olahraga Tenis. Prestasi Tenis yang didapatkan
oleh Anak Agung ini diraih dalam Turnamen Jakarta Open Tenis Beregu
Putera. Dalam Turnamen ini, Anak Agung berhasil mendapatkan juara
harapan 1. Jakarta Open Tenis sendiri berlangsung dari tanggal 26-29
April 2019 dengantotal hadiah sebesar 100 juta rupiah.
Agung Menuturkan keberhasilan dirinya dalam meraih prestasi tidak
terlepas dari latihan yang dijalankan olehnya secara konsisten. Dirinya
pun tidak menampik, meskipun harus menjalani ketatnya latihan dan
perkuliahan, namun ia tidak mudah menyerah, bahkan dua hal tersebut
menjadi tantangan untuk dirinya agar mampu membagi waktu dan prioritas.
“Kuncinya adalah Kerja Keras,” ucapnya.
Dirinya pun berharap, dari prestasi yang didapatkan olehnya dalam
ajang Jakarta Open Tenis Beregu Putera ini mampu menjadi cambuk bagi
dirinya untuk kembali berprestasi dalam ajang-ajang selanjutnya baik
skala nasional maupun internasional. “Pokoknya, jangan cepat puas akan
penghargaan yang saya dapatkan, kedepannya mudah-mudahan mampu
mendapatkan kembali penghargaan lainnya tentunya lewat latihan dan
Fokus,” tutupnya.
Suasana Foto Bersama dengan para Penerima The Good Women 2019
Esaunggul.ac.id, Kabar membanggakan datang dari Sivitas UEU, Ketua Yayasan Kemala Bangsa Dr. Suryanti T. Arief berhasil mendapatkan penghargaan dari ajang The Good Women 2019, yang diselenggarakan di Plaza Indonesia, Senin (22/04). The Good Women 2019, sebuah ajang penganugerahaan kepada sejumlah wanita yang konsisten bergerak dalam karya kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat khususnya wanita Indonesia.
Dalam ajang tersebut, Ketua Yayasan Kemala Bangsa, Dr. Suryanti T. Arief mendapatkan anugerah sebagai salah satu wanita inspiratif Indonesia yang bergerak di bidang pendidikan. The Good Women 2019 sendiri diadakan oleh Media Gaya hidup wanita yakni Harper’s Bazaar Indonesia dan Her World bekerjasama dengan BNI Emerald.
Suasana Saat penyerahan Hadiah
Senior Vice President BNI, Neny Asriany mengatakan terpilihnya ibu Suryanti dalam penghargaan ini salah satunya dikarenakan pergerakan ibu Suryanti dalam sejumlah kegiatan pendidikan di Yayasan Kemala Bangsa yang mengelola Universitas Esa Unggul. Menurutnya, pendidikan merupakan hal yang sangat penting untuk dimajukan di Indonesia, karena dapat mencetak Sumber Daya Manusia yang tentunya dapat berpengaruh dalam memajukan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Untuk itu, penting sekali untuk para wanita Indonesia mengambil peran dalam memajukan pendidikan di Indonesia seperti yang telah dilakukan oleh Ibu Suryanti.
“Kami melihat bu Yanti menjadi salah satu wanita yang memiliki peran yang sangat besar terutama dalam bidang pendidikan, hal ini tercermin dari bagaimana bu Yanti mengelola Yayasan Esa Unggul. Selain Ibu Yanti juga terdapat sejumlah wanita yang mendapatkan perannya melalui berbagai bidang dan perannya masing-masing,” ujar neny.
Dr. Suryanti T Arief Penerima Penghargaan The Good Women 2019 dalam Kategori Pendidikan
Sementara itu, Suryanti T. Arief tidak menyangka dirinya mampu mendapatkan penghargaan tersebut. Dirinya pun bersyukur dan bersemangat untuk selalu menyumbangkan ide serta inspirasi agar mampu menginspirasi wanita di Indonesia. “Mudah-mudahan ini menjadi momentum bagi saya dan seluruh perempuan di seluruh Indonesia agar mampu membangun Indonesia, lewat ide dan karya khususnya di bidang pendidikan,” tutupnya.
Selain ibu Suryanti, terdapat sejumlah nama penerima penghargaan dalam ajang The Good Women 2019 salah satunya Anita Ratnasari Tanjung yang merupakan isteri dari pengusaha sekaligus pemilik Transcop, Chairul Tanjung.
EsaUnggul.ac.id, Satu mahasiswa Universitas Esa Unggul bernama Abu
Bakar Hanifa ( 20170606017) berhasil meraih Juara 3 Tunggal Putra
Bulutangkis di kejuaraan SYSTOLIC ( Atma Cordis Olahraga dan Seni )
Tahun 2019 yang diselenggarakan pada tanggal 22- 30 Maret 2019 di Gor
Soemantri Bodjonegoro, Kuningan Jakarta.
Abu mengatakan keberhasilan yang diraih oleh dirinya tidak terlepas
dari kerja keras yang diembannya selama ini, lewat sejumlah latihan
serta turnamen yang dijalaninya.
Dirinya berharap prestasi yang didaptkan olehnya mampu menjadi cambuk
agar dirinya mampu meraih prestasi kembali di sejumlah ajang bergengsi
dan dapat mengharumkan nama kampus Esa Unggul.
Semoga prestasi ini biasa terus ditingkatkan demi mengharumkan nama pribadi, keluarga,dan almamater tercinta.
Esaunggul.ac.id, Prestasi kembali diraih oleh mahasiswa Esa Unggul,
Endika Rachmad salah satu mahasiswa berprestasi Universitas Esa Unggul
mengharumkan nama Indonesia dan tentunya almamater tercinta, lewat
keberhasilanya dalam meraih Juara 3 kategori MALE TEAM KUMITE dalam
pertandingan karate 8th SEAKF Championship 2019.
Mahasiswa prodi Rekan Medis Fakultas Ilmu Kesehatan ini mengatakan
keberhasilan yang diraih oleh dirinya tidak terlepas dari kerja keras
yang diembannya selama ini, lewat sejumlah latihan serta turnamen yang
dijalaninya.
Medali
Dirinya berharap prestasi yang didaptkan olehnya mampu menjadi cambuk
agar dirinya mampu meraih prestasi kembali di sejumlah ajang bergengsi
dan dapat mengharumkan nama kampus Esa Unggul.
“Mudah-mudahan saya mampu memberikan prestasi kembali untuk Esa
Unggul dan tidak cepat puas dalam mendapatkan prestasi,” Terangnya.
Pertandingan Karate 8 th SEAKF Championship 2019 ini diikuti oleh
Negara-negara Asia Tenggara , yang dilaksanakan di Bangkok Tahiland pada
tanggal 10-14 April 2019. Konitngen INDONESIA berhasil memborong 8
Emas, 10 Perak, 18 Perunggu.
Anak Agung Ngurah Adyasmaka Wibawa ketika sedang bertanding
Esaunggul.ac.id, Anak Agung Ngurah Adyasmaka Wibawa (20160401252)
adalah mahasiswa Universitas Esa Unggul berprestasi di bidang olah raga
Tenis.Kali ini beliau meraih Juara 3 kategori atlit tunggal putra di
Tournament “ HYGGE TENNIS TOURNAMENT “ tingkat nasional dan diikuti oleh
32 peserta.Tournament ini diadakan pada tanggal 13 april 2019 di
Lapangan Tenis DPR/MPR Jl. Gelora, Senayan, Jakarta Selatan.
Anak Agung mengatakan keberhasilan yang diraih oleh dirinya tidak
terlepas dari kerja keras yang diembannya selama ini, lewat sejumlah
latihan serta turnamen yang dijalaninya.
Dirinya berharap prestasi yang didaptkan olehnya mampu menjadi cambuk
agar dirinya mampu meraih prestasi kembali di sejumlah ajang bergengsi
dan dapat mengharumkan nama kampus Esa Unggul.
“Mudah-mudahan saya mampu memberikan prestasi kembali untuk Esa
Unggul dan tidak cepat puas dalam mendapatkan prestasi,” Terangnya.
Esaunggul.ac.id, Kabar membanggakan kembali datang dari Tim Basket
UEU (The Swans). Tim putra The Swans berhasil menyabet juara 3 di ajang
LA Streetball Campus Championship 2019 yang diselenggarakan di GOR C’Tra
Arena, Bandung. LA Streetball Campus Championship sendiri digelar pada
tanggal 6 sampai 10 Maret 2019. Ajang ini diikuti oleh delapan tim
terbaik nasional seperti Universitas Padjadjaran, Telkom University,
ITHB, Universitas Parahyangan, Ubaya, Esa Unggul, STIE Bhakti
Pembangunan dan Universitas Airlangga.
Salah satu pemain dari The Swans yakni Agus Salim terpilih menjadi 10
pemain terbaik dalam ajang tersebut, dan berkesempatan membela Tim LA
Streetball CTW 2019 untuk berhadapan dengan Tim basket di Manila
Filipina pada 26 Maret sampai 2 April 2019.
Pelatih LA Streetball CTW 2019 Antonius Joko mengatakan 10 pemain
terbaik dari kompetisi ini akan digembleng dalam pemusatan latihan
singkat di Jakarta pada 18-25 Maret 2019. Joko meneruskan kesepuluh
pemain terbaik yang akan diboyong ke Manila itu dipilih berdasarkan
statistik performa dan kontribusinya pada kinerja tim. “Mereka yang
terpilih ini akan kami latih untuk melakukan menjalani pertandingan di
Manila, sekaligus untuk persiapan kejuaraan Asia di Tiongkok,” ucap
Antonius Joko.
Selamat yah, buat kakak-kakak The Swans yang telah berjuang diajang
LA Streetball Campus Championship 2019. tetap semangat dan terus
berlatih!
Esaunggul.ac.id, Prestasi kembali diraih oleh mahasiswa Universitas
Esa Unggul, kali ini datang dari Unit Kegiatan Mahasiswa UEU yakni
Karate yang meraih 8 medali Pada kejuaraan STKIP Pasundan Cup II , 9-10
Februari 2019 di Gor Pajajaran Bandung Jawa Barat.
Leo Renaldo salah satu anggota kontingen UEU dan peraih medali
menerangkan delapan medali yang diraih oleh atlet UEU ini membuat mereka
berhasil menduduki peringkat ke -8 dari 65 Kontingen dan 1.200 lebih
peserta.
“Hal membanggakan yang kami dapatkan ialah meraih peringkat 8 dari 65
kontingen yang ikut serta dalam kompetisi ini, luar biasanya semua
peserta yang ikut dari berbagai kalangan mulai dari profesional,
mahasiswa maupun umum,” terang Leo di Universitas Esa Unggul, Jakarta
Barat, beberapa waktu yang lalu.
Dirinya pun berharap dari hasil yang didapatkan oleh Tim Karate UEU
di ajang tersebut, dapat menjadi pemicu untuk mendapatkan kembali
prestasi-prestasi di ajang-ajang karate baik skala nasional maupun
internasional. “saya harap kami tidak cepat puas, sehingga diajang-ajang
karate lainnya dapat tampil secara maskimal,” tutupnya.
Berikut nama-nama atlet Universitas Esa Unggul :
Leo Ronaldo
Fikom-Broadcasting 2016
Juara 1 Kata Beregu Senior Putra
Muh Riswan Maulidhani
Fikes-Gizi 2018
Juara 1 Kumite Senior -84 Kg Putra
Endika Rachmad
Fikes-Rekam Medis 2018
Juara 1 Kumite Senior +84 Kg Putra
Istiqfarras Magfiroh
Fikom-Public Relation 2018
Juara 3 Kata Perorangan Senior Putri
Irnawati Elisabet
Hukum-2017
Juara 3 Kumite +68 Kg Senior Putri
Adapun tryout seleksi calon mahasiswa beasiswa prestasi Universitas Esa Unggul Cabor Karate :
M.Naufal Raihan
Juara 2 Kumite Junior -61 Kg Putra
Alif Utama Sinaga
Juara 2 Kumite Senior -75 Kg Putra
Abdul Rizal Wahyudin
Juara 1 Kata Beregu Senior Putra
Rafi Hibatullah Juara 3 Kumite -76kg Junior Putra Juara 1 Kata Beregu Senior Putra
Civitas akademika Universitas Esa Unggul mengucapkan Selamat Kepada
Tim Mahasiswa Universitas Esa Unggul Menjadi Pemenang Kompetisi PKM 5
Bidang Dikti tahun 2017 Pendanaan tahun 2018.
PKM atau Program Kreativitas Mahasiswa, merupakan salah satu
program dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (BELMAWA)
Kemristekdikti. PKM dikembangkan untuk mengantarkan mahasiswa mencapai
taraf pencerahan kreativitas dan inovasi berlandaskan penguasaan sains
dan teknologi serta keimanan yang tinggi. Dalam rangka mempersiapkan
diri menjadi pemimpin maupun wirausahawan tangguh dan berjiwa mandiri
mahasiswa diberi peluang untuk mengimplementasikan kemampuan, keahlian,
sikap, tanggungjawab, kerjasama tim maupun mengembangkan kemandirian
melalui kegiatan yang kreatif dalam bidang ilmu yang ditekuni.
5 Bidang PKM meliputi PKM-Penelitian (PKM-P), PKM-Penerapan
Teknologi (PKM-T), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), PKM-Pengabdian kepada
Masyarakat (PKM-M), PKM Karsa Cipta (PKM-KC) dan PKM-Penulisan Artikel
Ilmiah (PKM-AI) dan PKM Gagasan Tertulis (PKM-GT). Finalis dari
masing-masing PKM akan dilombakan dalam Pekan Ilmiah Nasional. Pada
Tahun 2018, 4 Tim UEU memenangkan PKM pada kategori Kewirausahaan.
Berikut adalah nama-nama Pemenang PKM Kewirausahaan Universitas Esa
Unggul
Esaunggul.ac.id, Dua Anggota Pra- UKM Pramuka Universitas Esa Unggul
yakni Hanafi Fauzan (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 2014) dan
Risma Ari Prasanti (Fakultas Ekonomi) Mengantungi Ijazah Pembina Pramuka
dan dapat Menjadi Pembina Pramuka di SD (golongan Siaga)/
SMP(Penggalang) /SMA (penegak), Lulus Dalam Kursus-kursus Pembina
Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD).
Salah satu peserta KMD Risma Ari Prasanti mengatakan Acara ini di
selenggarakan Oleh Kwarcab Jakarta Barat bekerja Sama dengan Kemenpora.
Kursus ini dilaksanakan pada tanggal 8- 13 Januari 2019 yang bertempat
di Bumi Perkemahan Citra Alam Lekseside Situ Gintung Tangerang Selatan.
“Selama hampir lima hari kami ditempa dan diuji mengenai kegiatan
kepramukaan, dari mulai hal yang mendasar hingga yang substansial, hal
ini dibutuhkan sebagai bekal nantinya bagi kami untuk dapat mengajarkan
pramuka kepada masyarakat dan sejumlah instansi pendidikan,” ucap Risma
di Universitas Esa Unggul.
Risma pun menjelaskan KMD merupakan Salah satu Syarat Wajib yang
harus di tempuh bagi siapapun yang akan menjadi Pembina Pramuka. Begitu
juga KMD merupakan Program kerja dari Pra UKM Pramuka, Pra UKM yang di
Dominasi oleh Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Dirinya berharap acara ini dapat memberikan bekal kepada dirinya dan
sejumlah peserta agar mampu berperan bukan hanya di dunia kepramukaan
namun di masyarakat luas. “Mudah-mudahan selepas acara ini, para peserta
yang mengikuti KMD bukan hanya Mahir dalam kepramukaan tetapi dapat
Berkontribusi Menciptakan Generasi bangsa Yang berkarakter dengan siap
menjadi Pembina Pramuka dan langsung terjun di masyarakat. ” tutupnya.
Suasana Saat MKD dan Ijazah dari Peserta MKD
Hanafi Fauzan nantinya akan Membina Pramuka di Salah satu SD Di
Daerah Tangerang sementara Jam Risma Ari Prasanti akan membina Pramuka
Di SMAN 57. Semangat dan Salam Pramuka!!
Tiga Mahasiswa Esa Unggul yang Berhasil dalam PSHT
Esaunggul.ac.id, Prestasi kembali diraih oleh mahasiswa Esa Unggul,
kali ini tiga mahasiswa Esa Unggul berhasil meraih juara Pencak Silat di
ajang Pengurus Pusat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cup 2019.
Ajang PSHT Cup sendiri digelar di pada tanggal 04-06 Januari 2019.
Tiga mahasiswa Esa Unggul yang berhasil membawa Juara di ajang PSHT CUP yakni:
1. M.Reza Fahlefi (Fakultas Ilmu Kesehatan 2018) Juara 2 kelas G Dewasa Putra
2. Alwan Erial (Fakultas Fisioterapi 2018) juara 2 kelas J Dewasa Putra
3. Chumairah Z (Fakultas Ilmu Kesehatan 2017) Juara 2 kelas A Dewasa Putri
Syarif Hidayat, Humas Esa Unggul Eksekutif Club (E2C) mengatakan
keberhasilan yang diraih oleh Tim Pencak Silat UEU diajang tersebut
tidak terlepas dari kerja keras dan konsistensi latihan yang selama ini
dilakukan. Meskipun harus membagi waktu antara latihan dan kuliah,
mereka tidak mengendurkan semangat untuk dapat meraih hasil yang
maksimal.
Dirinya berharap, prestasi yang didapatkan oleh Tim Pencak Silat UEU
dapat kembali diraih diajang-ajang selanjutnya baik skala nasional
maupun internasional. “Semoga prestasi yang di dapatkan oleh teman –
teman kita dapat kembali diraih di Perlombaan PSHT lainnya, baik skala
nasional maupun internasional, Serta menghidupkan semangat mahasiswa UEU
lainnya agar dapat berprestasi sekaligus berkarya demi masa depan yang
lebih baik.